JasaPublikasi.ID – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2025 kembali dipenuhi cerita unik dan teka-teki lucu yang bikin siswa baru geleng-geleng kepala. Salah satu teka-teki paling viral tahun ini adalah perintah dari panitia: “Bawa nasi seksi!” Tapi, apa sebenarnya arti dari “nasi seksi“? Kok bisa bikin satu angkatan bingung massal?
Viral di Sekolah, Bikin Grup Chat Heboh
Beberapa hari sebelum MPLS dimulai, siswa baru SMP dan SMA mulai menerima tugas harian dari panitia. Salah satunya, membawa bekal dengan kriteria tertentu. Tahun ini, banyak sekolah memberi misi: “Besok bawa nasi seksi ya!”
Kalimat ini langsung menyulut diskusi panjang di grup WhatsApp siswa dan orang tua. “Apa itu nasi seksi? Harus bentuk love? Pake sosis?” begitu banyak dugaan liar bermunculan. Bahkan tak sedikit yang mencari jawabannya lewat Google dan TikTok.
Jawaban Nasi Seksi Ternyata Sederhana
Setelah heboh, terungkap bahwa “nasi seksi” bukan makanan aneh atau penuh dekorasi. Jawaban sesungguhnya justru sangat sederhana: nasi dengan lauk paha atau dada ayam. Yup, cukup nasi putih plus bagian ayam yang disebut “seksi” dalam istilah guyonan.
Istilah ini memang kerap dipakai dalam konteks bercanda: paha ayam atau dada ayam dianggap bagian paling “menarik” dari seekor ayam—maka muncullah istilah “nasi seksi.”
Kreativitas Panitia MPLS Makin Unik
Selain “nasi seksi”, banyak teka-teki makanan lain yang juga viral di MPLS 2025, seperti:
- Nasi hepatitis → nasi kuning
- Nasi lampu merah → nasi kuning dengan sambal dan lalapan
- Nasi trio macan → nasi dengan tiga lauk pedas
- Nasi hati-hati → nasi dengan lauk hati ayam
Tujuannya bukan sekadar lucu-lucuan, tapi juga melatih kreativitas, kerja sama, dan keberanian siswa untuk bertanya dan mencari jawaban.
Antara Seru dan Bingung: Pro-Kontra Teka-Teki MPLS
Meski banyak siswa menganggap teka-teki ini seru, sebagian orang tua menilai tugas seperti ini bisa membingungkan dan bahkan menyulitkan, terutama jika tidak diberi petunjuk jelas.
“Anak saya sampai stres takut salah bawa makanan. Harusnya panitia kasih clue,” ujar salah satu orang tua di Jakarta Selatan.
Namun dari sisi panitia, teka-teki seperti ini justru cara menyenangkan untuk membangun komunikasi antara siswa baru dan kakak kelas, serta membuat suasana MPLS lebih hidup.
Kesimpulan
“Nasi seksi” mungkin terdengar aneh di awal, tapi nyatanya hanya nasi biasa dengan lauk ayam favorit. Dibalik kekocakannya, teka-teki seperti ini menyimpan misi edukatif: mengajak siswa berpikir kreatif dan membangun interaksi sosial sejak hari pertama sekolah.
Kalau tahun depan kamu diminta bawa “nasi galau” atau “nasi bucin”, siap-siap deh menebak jawabannya!









