Jasapublikasi – Bulan suci Ramadhan merupakan waktu terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan mendekatkan hati kepada Allah SWT. Selain menjalankan puasa, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa, karena doa orang yang berpuasa memiliki keistimewaan dan peluang besar untuk dikabulkan.
Salah satu doa yang banyak diamalkan adalah doa Ramadhan hari ke 6. Doa ini berisi permohonan agar Allah SWT tidak merendahkan kita karena dosa, melindungi dari musibah, serta menjauhkan dari murka-Nya. Kandungan makna doa ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama sebagai pengingat agar kita selalu menjaga diri dari perbuatan yang mendatangkan dosa.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang doa Ramadhan hari ke 6, mulai dari bacaan Arab, latin, terjemahan, makna mendalam, keutamaan, hingga cara mengamalkannya agar ibadah puasa semakin bermakna.
Bacaan Doa Ramadhan Hari ke 6
Berikut adalah bacaan doa Ramadhan hari ke 6 yang umum dibaca oleh umat Islam.
Tulisan Arab
اللَّهُمَّ لَا تَخْذُلْنِي فِيهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ، وَلَا تَضْرِبْنِي بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ، وَزَحْزِحْنِي فِيهِ مِنْ مُوجِبَاتِ سَخَطِكَ، بِمَنِّكَ وَأَيَادِيكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِينَ
Tulisan Latin
Allahumma laa takhdzulnii fiihi lita‘arrudhi ma‘shiyatika, wa laa tadribnii bisiyathi naqimatika, wazahzihnii fiihi min muujibaati sakhatika, biman-nika wa ayaadika yaa muntahaa raghbatir raaghibiin.
Arti Doa Ramadhan Hari ke 6
“Ya Allah, janganlah Engkau hinakan aku pada hari ini karena perbuatan maksiat kepada-Mu, janganlah Engkau timpakan kepadaku cambuk murka-Mu, dan jauhkanlah aku dari segala sebab yang mendatangkan kemurkaan-Mu, dengan anugerah dan pertolongan-Mu, wahai puncak harapan orang-orang yang berharap.”
Makna Doa Ramadhan Hari ke 6
Doa Ramadhan hari ke 6 memiliki kandungan makna yang sangat dalam dan menyentuh sisi keimanan seorang Muslim. Berikut penjelasan makna dari setiap bagian doa tersebut.
1. Memohon Agar Tidak Dihinakan Karena Maksiat
Pada bagian awal doa, kita memohon agar Allah SWT tidak menghinakan kita akibat perbuatan maksiat. Ini mengajarkan bahwa:
- Maksiat dapat merendahkan derajat manusia
- Dosa bukan hanya berdampak di akhirat, tetapi juga di dunia
- Kehormatan seorang hamba bergantung pada ketaatannya kepada Allah
Doa ini menjadi pengingat agar kita senantiasa menjaga diri dari perbuatan dosa, baik yang terlihat maupun tersembunyi.
2. Memohon Perlindungan dari Murka Allah
Bagian selanjutnya berisi permohonan agar tidak ditimpa cambuk murka Allah. Makna ini sangat penting karena:
- Murka Allah adalah akibat dari kelalaian dan dosa yang terus-menerus
- Manusia tidak akan sanggup menanggung murka Allah
- Rahmat Allah selalu lebih besar daripada murka-Nya
Dengan membaca doa Ramadhan hari ke 6, kita diajak untuk selalu berharap pada rahmat dan ampunan Allah.
3. Dijauhkan dari Sebab-Sebab Murka Allah
Doa ini tidak hanya meminta perlindungan dari murka, tetapi juga memohon agar dijauhkan dari hal-hal yang dapat mendatangkan murka Allah, seperti:
- Kebiasaan buruk
- Lingkungan yang tidak baik
- Perbuatan zalim dan maksiat
Ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan pencegahan, bukan hanya penyesalan.
4. Mengakui Kelemahan dan Menggantungkan Harapan kepada Allah
Pada akhir doa, kita mengakui bahwa hanya dengan karunia dan pertolongan Allah, kita mampu menjauhi dosa dan murka-Nya. Ini menumbuhkan:
- Sikap rendah hati
- Kesadaran akan kelemahan diri
- Ketergantungan penuh kepada Allah SWT
Keutamaan Membaca Doa Ramadhan Hari ke 6
Membaca dan menghayati doa Ramadhan hari ke 6 memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
1. Menumbuhkan Rasa Takut yang Sehat kepada Allah
Rasa takut kepada Allah bukanlah ketakutan yang membuat putus asa, melainkan ketakutan yang mendorong untuk taat dan menjauhi maksiat.
2. Membantu Introspeksi Diri
Isi doa ini mengajak kita untuk merenungi dosa-dosa yang pernah dilakukan dan berusaha sungguh-sungguh untuk memperbaiki diri.
3. Menguatkan Harapan akan Rahmat Allah
Meskipun banyak dosa, doa ini menegaskan bahwa rahmat Allah selalu terbuka bagi hamba-Nya yang mau bertobat.
Waktu yang Dianjurkan Membaca Doa Ramadhan Hari ke 6
Doa Ramadhan hari ke 6 dapat dibaca kapan saja, namun beberapa waktu yang dianjurkan antara lain:
- Setelah shalat wajib
- Setelah shalat tarawih
- Saat sahur
- Menjelang berbuka puasa
Yang terpenting adalah membaca doa dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan penghayatan.
Amalan Pendukung di Hari ke 6 Ramadhan
Agar makna doa Ramadhan hari ke 6 semakin terasa, beberapa amalan berikut bisa dilakukan:
1. Menjauhi Perbuatan Maksiat
Mulailah dengan menjaga:
- Lisan
- Pandangan
- Perilaku
2. Memperbanyak Istighfar
Istighfar menjadi kunci utama untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah.
3. Meningkatkan Kualitas Ibadah
Perbanyak:
- Membaca Al-Qur’an
- Shalat sunnah
- Sedekah
Mengamalkan Makna Doa dalam Kehidupan Sehari-hari
Agar doa Ramadhan hari ke 6 tidak berhenti sebagai bacaan, penting untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti:
- Menahan diri dari emosi dan amarah
- Menghindari perbuatan yang merugikan orang lain
- Memperbaiki hubungan dengan sesama
Dengan demikian, doa benar-benar membentuk karakter dan akhlak seorang Muslim.
Kesimpulan
Doa Ramadhan hari ke 6 merupakan doa yang sarat makna, berisi permohonan agar tidak dihinakan karena maksiat, dilindungi dari murka Allah, serta dijauhkan dari segala sebab yang mendatangkan kemurkaan-Nya. Doa ini mengajarkan kita untuk selalu waspada terhadap dosa, rendah hati, dan menggantungkan harapan sepenuhnya kepada Allah SWT.
Dengan membaca, memahami, dan mengamalkan doa Ramadhan hari ke 6, diharapkan ibadah puasa yang kita jalani tidak hanya bernilai ritual, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih bertakwa, berhati-hati dalam bertindak, dan penuh harapan akan rahmat Allah.









